Online chat sedang tidak aktif

Sapaan ramah di Ombé Kofie

Posted by
Di persimpangan jalan Pluit Sakti dengan Pluit Kencana terletaklah sebuah kedai kopi mungil namun menjadi perbincangan seantero kota Jakarta. Hampir semua coffee shop hoppers di ibu kota akan mencantumkan Ombé Kofie ini di daftar Coffee Shop yang perlu dikunjungi atau di post di akun instagram mereka.
“Wah saya pikir kedai ini sudah berdiri sejak jaman Belanda, rupanya baru ditahun 2011 ya?”

Dari Kopi Jadi Koneksi

Posted by
Terinspirasi dari lagu dari A Great Big World berjudul Say Something, sebuah kedai kopi hadir di kawasan Meruya. Dibangun dari filosofi community, communication and connection, Say Something mengadopsi nilai interkoneksi dari sebuah perbincangan. “Sesuai sama filosofi kita, interkoneksi, jadi ketika orang ngobrol dua arah bisa ‘say something’ about the coffee,” ujar Aldo, pemilik kedai kopi Say Something.

Sensasi Ngopi Di Kampus

Posted by
Kedai kopi sekaligus micro roastery ini berlokasi di dalam area kampus IPB di Dramaga. Sejak awal didirikan, Mahataman fokus untuk menyampaikan edukasi seputar kopi dan ingin membentuk budaya ngopi yang baik dan benar di kampus. Meski sebagian besar target edukasinya adalah mahasiswa, namun sejalan dengan bergulirnya waktu, Mahataman mulai merambah pada masyarakat umum - penikmat kopi dan coffee enthusiast - yang datang ke kedai kopi.

Awal Mula Kopi Katalis

Posted by
Kopi Katalis merupakan coffee roastery yang didirikan oleh dua perempuan bernama Wulan Pusponegoro dan Ratna Yuliasari (Ree), masing-masing dengan latar belakang yang berbeda namun saling melengkapi. Wulan dengan profesi sebagai graphic designer dan sempat membuka sebuah kafe, pada awalnya belum sama sekali menekuni dunia kopi.
Showing 25 to 30 of 57 (6 Pages)