Work Coffee: Dari Workshop Design Interior, Hingga Menjadi Kedai Kopi

0
274
Processed with VSCOcam with m3 preset

Melihat pergeseran fungsi warung kopi pada kaum urban, Work Coffee hadir dengan mengadopsi rutinitas leluhur sebelum bekerja.

“Entah itu petani nelayan atau hanya ahli bangunan, kopi seperti vitamin sebelum kita memulai pekerjaan atau mungkin saat menutup pekerjaan,” ujar Prima, pemilik Work Coffee yang terletak di Jl. Pangeran Antasari No.20a.

Work Coffee yang berdiri pada 15 Mei 2017, awalnya merupakan workshop usaha desain interior milik Prima. “Bahkan sampai hari ini, saya dan kita semua di WORK tidak percaya punya warung kopi,” tutur Prima lagi.

Meskipun bernama “WORK”, konsep Work Coffee tidak menganut konsep co-working space, melainkan sebagai tempat yang bisa menciptakan kebahagiaan saat dan setelah mengunjungi kedai kopi ini.

Interior Work Coffee dibuat sederhana dengan sentuhan retro yang di padukan dengan nuansa modern. Harapannya, supaya pengunjung yang datang di Work Coffee tidak merasa asing atau canggung saat berada di dalamnya.

“Kita ingin memberikan kesan Work Coffee ini nyaman and not too pricey” ucap Prima.

Mengenai signature drinks, Work Coffee memiliki minuman khas bernama ‘Coffee Matcha Latte dan Manual Brew’. Coffee Matcha Latte sendiri merupakan paduan dari kopi dan bubuk matcha yang komposisinya disesuaikan hingga menjadi ciri khas dari Work Coffee. Sedangkan untuk makanan, menu spesial Nasi Goreng Ijo menjadi rekomendasi untuk setiap pengunjung di sini.

Biji kopi yang digunakan di Work Coffee menggunakan 100% biji kopi asli Indonesia, dari hampir 15 wilayah kopi terbaik di Indonesia. Roasting profile disesuaikan dengan karakter dari masing-masing biji kopi tersebut. Itulah yang menjadikan alasan mengapa di Work Coffee terdapat sample roaster machine.

Untuk mengontrol kualitas paska panen pada kopi-kopi yang diproduksi, Work Coffee bahkan telah memiliki kebun kopinya sendiri di beberapa wilayah di Indonesia. “Kita berharap dapat mengontrol kualitas kopi yang kami produksi,” papar Prima.

Waktu kunjungan paling ramai di Work Coffee adalah jam 3 sore setiap harinya. Prima berharap jika nantinya Work Coffee tetap akan tumbuh dan berkembang serta memiliki beberapa cabang di masa mendatang.

“I wish we can survive and growth,” tutupnya.

Work Coffee

Jl. Pangeran Antasari No.20a

Cipete Selatan, Cilandak

Kota Jakarta Selatan

Instagram @workcoffeeindonesia